sany0004.jpgDahulu OMR, sekarang DMR
Dulu mengayuh sepeda, sekarang punya kendaraan bermotor. Dulu menulis telegram, sekarang cukup dengan SMS. Dulu mengisi lembar form komputer harus hati-hati (pada form OMR), bulatan hitam dan dengan pensil 2B, sekarang cukup dengan goresan pena berupa garis maupun silang (karena menggunakan form DMR).Kehadiran DMR sebagai perangkat lunak pemeriksa lembar form komputer tak dapat dipungkiri membawa pengaruh yang cukup besar terhadap angka penjualan alat pemindai/scanner dokumen di Indonesia. Dengan menggunakan scanner dokumen, bukan hanya data pada form yang diperoleh, gambar form pun dapat didokumentasikan sehingga verifikasi makin mudah dilakukan.
Penggunaan scanner dokumen saja tidak cukup, karena dibutuhkan pula perangkat lunak yang mampu mengimbangi dan melebihi kecepatan maksimum yang dijanjikan oleh scanner. DMR dengan kecepatan 1500 lembar per menit, telah teruji pada pemeriksaan jutaan lembar form selama 5 tahun terakhir, dapat menjanjikan tingkat akurasi hingga 100% yang secara visual dapat dipertanggungjawabkan.
Para pengunjung pameran pada akhir Agustus 2007 di Bandung (BComFair 2007, Landmark, Braga) dan Jakarta (Gedung Depdiknas – Pameran Pendidikan Nasional 2007 dan Hotel Shangri La, Metrodata Solution Day) menjadi saksi ketangguhan DMR dalam pemeriksaan LJK dalam waktu singkat. Beragam apresiasi dan minat untuk menggunakan muncul secara spontan setelah menyaksikan demo DMR secara langsung dan mendengarkan testimoni dari para pengguna DMR.
Bukan hanya itu, pesanan dari luar negeri pun terus mengalir setelah menyaksikan keunggulan-keunggulan DMR yang tidak dimiliki oleh perangkat lunak sejenis buatan Amerika maupun Eropa. Para calon partner di Korea, Hongkong, Singapura, Malaysia, dan Pakistan akan segera membuktikan ketangguhan DMR dalam mendongkrak angka penjualan scanner dokumen di negara mereka masing-masing.
–
Digital Mark Reader (DMR) adalah perangkat lunak yang dapat mengalihfungsikan pemindai (scanner) dokumen menjadi pemeriksa form Lembar Jawab Komputer (LJK), merupakan hasil riset di ITB tahun 2002-2003, dan posisinya di tingkat nasional kini menjadi pemimpin pasar dengan menggantikan teknologi Optical Mark Reader (OMR) yang kian tertinggal.
Info DMR: http://digitalmarkreader.com/
Filed under: Uncategorized

